Foto di Makam Pakai Toga, Ternyata Perjalanan hidup Gadis ini Sangat Menyentuh Hati

Sang paman yang mengantar Shewa ke panti asuhan sebelumnya berjanji bahwa ia akan menjemputnya saat ia telah berusia 12 tahun. 

Tapi, setelah dua tahun pamannya tak pernah datang. Shewa pun akhirnya merasa terbiasa tinggal di panti asuhan, bahkan ketika hari raya tiba. Shewa hanya sesekali minta pulang ke ayah tirinya, itupun setelah ia meminta untuk dijemput.

Semasa sekolah selepas sang ayah meninggal dunia, kondisi psikologis Shewa sempat dianggap terganggu. Rasa kesepian teramat dalam, takut dan kehilangan membuatnya tetap menunggu ayahnya datang menjemputnya di sekolah. Padahal, saat itu sang ayah telah pergi untuk selama-lamanya.

Meski hidupnya begitu berat, Shewa akhirnya bisa melewati hari-hatinya dengan baik. Ia bisa terus sekolah dan menjadi anak berprestasi di kelasnya. 

Ia bahkan mendapat beasiswa dan masuk ke perguruan tinggi jurusan seni di Malaysia. "Adakalanya saya tak makan nasi hampir sepekan. Kadang-kadang lupa terakhir makan nasi hari apa. Tapi syukurlah kawan-kawan saya baik, saya sering diberi," tulis Shewa di akun twitternya.

LANJUT BACA HALAMAN 3

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Foto di Makam Pakai Toga, Ternyata Perjalanan hidup Gadis ini Sangat Menyentuh Hati"

Posting Komentar