Pages 2 Miris! Begini Realita Mengerikan di Balik Kedisiplinan Kerja Warga Jepang

Anyway, karoshi banyak terlihat pada laki-laki, namun jumlahnya juga semakin meningkat di kalangan perempuan. Kebanyakan mereka yang terserang adalah umur 20-an tahun.
Budaya workaholic sudah dimulai sejak tahun 1970-an sebagai satu upaya untuk memaksimalkan penghasilan.

Namun sayangnya, budaya itu lama kelamaan mempunyai dampak yang mengerikan.
Negeri Sakura mempunyai standart kerja 40 jam dalam seminggu, tetapi banyak karyawannya lebih memilih lembur untuk memastikan keamanan kerja.



Penelitian yang disurvei dengan jumlah 19.583 karyawan dari 1.743 perusahaan antara bulan Desember 2015 hingga Januari 2016, ditemukan sedikitnya 23 persen melakukan kerja lembur lebih dari 80 jam kerja.

Dari 23 persen, 11 persenya melakukan jam kerja antara 80 hingga 100 jam, sedangkan 12 persennya menghabiskan lebih dari 100 jam kerja.

Widih, serem nggak tuh kalau dalam sehari kamu harus bekerja 12 hingga 15 jam?

Sudah sempoyongan pasti pulangnya kan?

Jam kerja ekstrem inilah yang membuat pekerjanya banyak terserang karoshi, mulai dari serangan jantung hingga stroke dan meninggal. Bersambung,,, Baca Selanjutnya Di Halaman 3 DISINI

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pages 2 Miris! Begini Realita Mengerikan di Balik Kedisiplinan Kerja Warga Jepang"

Posting Komentar